Minggu, 23 Juni 2013

SUKU BAJO



Sekadar berbagi cerita tentang suku Bajo Indonesia yang ternyata punya presiden sendiri. Juga tentang sedikit sejarah, kebiasaan, serta tingkat pendidikan mereka.


Mereka menyebut diri orang laut. Berpenghasilan besar, namun tingkat pendidikan sangat rendah. Tercatat hanya 0,5% dari 46% angka partisipasi sekolah di Sulawesi Tenggara.
SIANG itu, dermaga sederhana Desa Mola (desa Suku Bajo terbesar di Wakatobi) terlihat sepi. Hanya ada beberapa anak berceburan di kemilau air laut. Di belakang dermaga, berdiri deretan rumah bertiang kayu dikelilingi air laut. Khas rumah Suku Bajo. Hanya saja, sentuhan modernisasi mulai bermunculan. Sebagian kayu sudah berganti dengan fondasi batu karang warna putih. Masing-masing rumah luasnya bervariasi, sekitar 75 meter persegi. Biasanya dihuni tiga atau lebih keluarga. Saat itu, suasana cenderung sepi. Lelaki Bajo tengah melaut. yang tersisa perempuan, orang tua, dan anak-anak.

Melaut
Melaut merupakan pekerjaan yang dijalani hampir seluruh masyarakat Suku Bajo. Awalnya, mereka menggunakan cara apa saja untuk mendapat ikan. Mulai dari bom hingga racun.
Rustam, salah satu nelayan mengatakan, “Saya dulu juga menggunakan bom, kerja dengan bos Philipina. Kami diajari merakit dan cara menggunakan. Tapi kemudian memilih bekerja sendiri, karena penghasilan tidak sebanding dengan risiko,” ceritanya. Penangkapan ikan dengan bom biasanya dilakukan dalam kelompok. Yang paling berbahaya bila bertemu dengan kelompok lain. Pasalnya, setiap kelompok dibekali senjata, sehingga sering terjadi tembak-menembak. Beberapa tahun terakhir, Rustam memilih bekerja sendiri. Lelaki yang dipilih sebagai motivator dalam sebuah program yang disponsori pemerintah dengan Bank Dunia — menyadarkan pentingnya kelestarian laut — kini melaut dengan senjata jaring yang dipasang di karang. Baru-baru ini, sekitar Rp12 juta dia kantongi. “Lumayan, sekarang saya mau istirahat dulu,” katanya sembari tersenyum.
Pendidikan rendah
Soal penghasilan, Abdul manan, kepala Bappeda Wakatobi yang juga menjadi Presiden Suku Bajo seluruh Indonesia mengatakan, pada dasarnya pendapatan rata-rata suku Bajo tergolong tinggi. Dalam satu hari bisa mencapai Rp300 ribu. Namun, biasanya habis dibelanjakan hari itu juga atau untuk membeli perhiasan emas. Belum ada konsep menabung, apalagi manajemen keuangan keluarga.
Soal pendidikan, kurang mendapat perhatian. Anak-anak lebih senang terjun mencari ikan daripada sekolah. Kesadaran orang tuanya pun masih minim. “Minat mereka pada pendidikan masih rendah. Hanya 0,5% dari 46% angka partisipasi sekolah di Sulawesi Tenggara,” papar Manan.
Sebagai Presiden Suku Bajo Indonesia, Manan memiliki impian dapat memajukan sukunya. Paling tidak, dia menargetkan bisa mencapai angka pendidikan hingga 10%. “Hanya dengan pendidikan tanpa menggusur budaya, kita bisa maju,” tukasnya.
Presiden Bajo
Berbicara tentang Presiden suku Bajo, ada kisah tersendiri. Beberapa tahun lalu Manan mendengar ada seorang datuk dari Malaysia mengunjungi suku Bajo di Sulawesi. Dia meminta kontak, kemudian saling email. Dari situ dilanjutkan dengan pertemuan, yang akhirnya memunculkan ide membuat semacam persatuan orang Bajo dunia. “Suku Bajo ini sudah diakui PBB sebagai suku mandiri,” ungkapnya. Maka, pada awal 2007 berdirilah semacam perkumpulan suku Bajo internasional. Saat ini anggotanya baru ndonesia, Malaysia, dan Philipina. Abdul Manan merupakan Presiden Suku Bajo pertama. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan suku Bajo dimana pun berada.
Abdul Manan, asli putra Bajo dari Sulawesi tenggara. Barangkali, baru dialah satu-satunya orang Bajo Indonesia yang sudah meraih gelar S2. Lepas SD, sang ibu awalnya berpendapat, sebaiknya anaknya bergabung dengan kapal Australia menangkap ikan paus. Untunglah sang ayah mendukung keinginannya untuk sekolah. Pada 1976, dia merantau ke Bau Bau melanjutkan SMP hingga SMA. Kemudian mendapat beasiswa ke perguruan tinggi negeri di Kendari. Lepas itu dapat beasiswa lagi, ambil S2 di Thailand, jurusan manajemen tropika.
Sejarah Bajo
Tentang suku bajo, manan berkisah, tersebar di banyak tempat di Indonesia. Juga diberbagai negara termasuk Thailand. Meski demikian, bahasa yang digunakan tetap sama, bahasa Bajo.
Ada dua versi sejarah suku Bajo, pertama ada yang berpendapat dari Johor, tapi ada juga yang mengatakan berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan. Namun, menurut Manan, kalau dari bahasa, dia malah melihat ada kesamaan dengan bahasa Tagalog, Filipina. Analisis DNA Deteksi Asal-usul Suku Bajo
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Bocah Suku Bajo bermain sampan di Desa Mola, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/5/2011).
1
KOMPAS.com - Universitas Haluoleo (Unhalu), Kendari, Sulawesi Tenggara akan bekerja sama dengan Université de La Rochelle, Perancis untuk meneliti DNA Suku Bajo. Bulan September 2011 nanti, MoU kerja sama akan ditandatangani dan akan segera dilanjutkan dengan proses penelitian.
"Benar kita lakukan kerjasama itu. Rencananya nantu bulan sembilan akan ditandatangani MoU lalu mulai penelitian. Akan diambil sampel air liur nanti untuk analisis DNA," kata Abdul Manan, Dosen Fakultas Pertanian Unhalu yang terlibat dalam proyek penelitian Suku Bajo.
Abdul mengemukakan, ada beberapa kerja sama penelitian tentang Suku Bajo, di mana penelitian DNA suku tersebut adalah salah satunya. Penelitian akan melibatkan peneliti Perancis yang juga seorang linguis Bahasa Indonesia, Philippe Grangé.
"Penelitian ini akan membantu mengetahui asal usul Suku Bajo," kata Abdul saat dihubungi lewat telepon Minggu (8/5/2011).
Selama ini, ada beragam versi yang menerangkan asal-usul Suku Bajo. Versi satu mengatakan dari Indonesia, versi lain mengatakan dari Filipina, Malaysia, dan lainnya. Ditemui dalam Media Trip WWF di Wakatobi, Jumat (6/5/11) lalu, Wakil Ketua Suku Bajo se-Asia Tenggara dan Sekjen Bajo International Community Consideration (BICC), Sadar, mengatakan, "Hasil penelitian ini bisa sangat banyak gunanya bagi kami Orang Bajo."
Sadar menambahkan, kajian antropologis dan sejarah belum cukup representatif. Analisis DNA bisa membantu menerangkan. Menurutnya, selain mengetahui asal-usul suku Bajo, hasil penelitian juga bisa membantu Suku Bajo mendapatkan haknya.
Suku Bajo lahir dan hidup di laut sehingga punya ketangguhan mengarungi lautan. Meski kini banyak yang tinggal di darat, ketergantuangan terhadap laut belum hilang. Banyak dari mereka yang masih berprofesi sebagai nelayan. Masyarakat Bajo kadang dianggap bajak laut dan perusak, padahal mereka memiliki kearifan dalam mengelola ekosistem laut.

25 komentar:

  1. ingin menyebarkan sejarah asal suku bajo di mata dunia

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia sob itulah kenyataannya
      yang kita tau
      apa lagi kita asli suku bajo

      Hapus
  2. Saya suku bajo malaysia.....atau bajau......bahasa kami hampir sama cuma slang atau dialek nya berbeda.... contoh kalau malam bahasa bajau di malaysia sabah dan filipina.....sebut sagom kalau d indonesia sagai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama ajj tuh dngn bhsa ku malam yh sangom trus aq d indonesia khususnya kalimantan timur

      Hapus
  3. hidup suku bajo..

    BalasHapus
  4. jadi,,sekarang, hasil penilitiannya itu seperti apa yah kak??sya penasaran,,

    BalasHapus
  5. saya bangga mnjadi orang bajo

    BalasHapus
  6. Z bangga jd suku bajao ramah n baik2

    BalasHapus
  7. Saya bangga karna suku bajao ada dimana-mana kahsnya di Nusantara termasuk Filipina.

    BalasHapus
  8. bajau/bajao/bajoe/sama/same/samah yang terbahagi kepada kelompok-kelompok suku adalah SATU dan SAMA: Kita adalah peribumi nusantara ini... Kita bukan berasal dari Johor-Riau, bukan juga kepulauan selatan phipiline, bukan Sulawesi, bukan Pantai Timur dan Barat Borneo. Sinilah asal kita, kita peribumi, tanah dan air kita adalah NUSANTARA. NUSA maksudnya pulau...

    BalasHapus
  9. Eksistensi suku bajo memang tak sepopuler suku yang lain, anggap sj suku makassar, bugis, toraja, dan suku terkemuka di Indonesia tp populasi suku bajo ttp jaya dalam tantangan. Suku bajo menurut pengamatan sy menagalami peningkatan populasi diseluruh Indonesia, maka patutlah jikalau kt sebgai suku bajo membutuhkan wadah utnuk menyatukan persepsi ttg asal-usul kt agar kt juga dikenal oleh dunia.

    Sy Sahrul di Sulawesi Selatan, rencana sy akan meneliti Kemiskinan Masyarakat Nelayan Suku Bajo dilihat dari Analisis Struktural di desa Pasitallu Selayar,

    Salam Kemerdekaan Suku Sama

    BalasHapus
  10. Eksistensi suku bajo memang tak sepopuler suku yang lain, anggap sj suku makassar, bugis, toraja, dan suku terkemuka di Indonesia tp populasi suku bajo ttp jaya dalam tantangan. Suku bajo menurut pengamatan sy menagalami peningkatan populasi diseluruh Indonesia, maka patutlah jikalau kt sebgai suku bajo membutuhkan wadah utnuk menyatukan persepsi ttg asal-usul kt agar kt juga dikenal oleh dunia.

    Sy Sahrul di Sulawesi Selatan, rencana sy akan meneliti Kemiskinan Masyarakat Nelayan Suku Bajo dilihat dari Analisis Struktural di desa Pasitallu Selayar,

    Salam Kemerdekaan Suku Sama

    BalasHapus
  11. Semoga suku bajo bisa terpandang di mata dunia

    BalasHapus
  12. kami suku bajo yang berada di Prov.Maluku Utara,kap.Halmahera-Selatan khususnya desa bajo sangkuang dan batutaga..
    sangat menantikan hasil DNA suku Bajo
    agar kami dapat mengetahui secara jelas asal-usul suku Bajo

    salam suku bajo=PETU TA SASAMA

    BalasHapus
  13. KISAH NYATA..............
    Ass.Saya ir Sutrisno.Dari Kota Jaya Pura Ingin Berbagi Cerita
    dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
    saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
    saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
    internet dan menemukan nomor Ki Kanjeng saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya di kasih solusi,
    awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Kanjeng alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
    sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
    Kanjeng di nmr 085320279333 Kiyai Kanjeng,ini nyata demi Allah kalau saya tidak bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.

    KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
    BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!

    ((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))

    Pesugihan Instant 10 MILYAR
    Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

    Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
    Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
    dll

    Syarat :

    Usia Minimal 21 Tahun
    Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
    Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
    Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
    Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda

    Proses :

    Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
    Harus siap mental lahir dan batin
    Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
    Pada malam hari tidak boleh tidur

    Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :

    Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
    Ayam cemani : 2jt
    Minyak Songolangit : 2jt
    bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt

    Prosedur Daftar Ritual ini :

    Kirim Foto anda
    Kirim Data sesuai KTP

    Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR

    Kirim ke nomor ini : 085320279333
    SMS Anda akan Kami balas secepatnya

    Maaf Program ini TERBATAS .

    BalasHapus
  14. suku bajo, suku Mandiri..#bajo dari ujung jawa timur, kepulawan sapeken.

    BalasHapus
  15. I love u bajo..,
    Suku bajo sikarimanang memong
    ..

    BalasHapus
  16. Salam denakan ku jomo samah/bajau.....yen abbar kom sememon...

    BalasHapus
  17. Salam denakan ku jomo samah/bajau.....yen abbar kom sememon...

    BalasHapus
  18. Danakan kite memon suku bajo. #suku bajo/same pulau kaung sumbawa NTB

    BalasHapus